akhirnya pesta pemilihan presiden telah diadakan semalam. Ini kali pertama buat diriku untuk mengikuti pemilihan presiden ini, kirain bakalan ngantri. Ternyata nyontreng senmdirian.
setelah beberapa bulan Capres-Cawapres bercuap-cuap disana sini kini giliran masyarakat untuk bertindak menentukan piihan mereka..
Memang ada terjadi kasus di sana sini, misalnya data DPT yang ternyata masih belum jelas, adanya pemilih ganda, kartu pemilih yang tidak diterima pemilih, bahkan sampai Mahkamah Konstitusi memberikan aturan baru...
Tapi, KPU telah berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi berjalannya pemilu dengan baik. Ga mungkin khan mereka berharap pemilu buruk dan penuh kecurangan?? Wajar sih banyak protes dimana-mana. Dari pihak yang satu ke pihak yang lain. Gimana nggak 'mereka-mereka' telah bekerja keras dan menghabiskan banyak biaya untuk memenangkan pegangan mereka. Jadi ya kadang-kadang agak 'sensi' dengan masalah kecil, seolah-olah 'the perfectionis persons'. Tapi apa pun yang terjadi moga-moga semua bisa menerima hasil demokrasi bangsa ini.
Hasil - hasil quick count dari beberapa Lembaga Survey SBY-Boediono unggul dari 2 lawannya. Bahkan memiliki kesempatan besar untuk terjadi pemilu 1 putaran. Tapi, itu hasil lembaga survey dan tidak bisa menjadi tolok ukur kemenangan walau sudah bisa menjadi suatu gambaran hasil yang diperoleh.. Bahkan SBY-Boediono nembus angka 60,xx %..
setelah beberapa bulan Capres-Cawapres bercuap-cuap disana sini kini giliran masyarakat untuk bertindak menentukan piihan mereka..
Memang ada terjadi kasus di sana sini, misalnya data DPT yang ternyata masih belum jelas, adanya pemilih ganda, kartu pemilih yang tidak diterima pemilih, bahkan sampai Mahkamah Konstitusi memberikan aturan baru...
Tapi, KPU telah berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi berjalannya pemilu dengan baik. Ga mungkin khan mereka berharap pemilu buruk dan penuh kecurangan?? Wajar sih banyak protes dimana-mana. Dari pihak yang satu ke pihak yang lain. Gimana nggak 'mereka-mereka' telah bekerja keras dan menghabiskan banyak biaya untuk memenangkan pegangan mereka. Jadi ya kadang-kadang agak 'sensi' dengan masalah kecil, seolah-olah 'the perfectionis persons'. Tapi apa pun yang terjadi moga-moga semua bisa menerima hasil demokrasi bangsa ini.
Hasil - hasil quick count dari beberapa Lembaga Survey SBY-Boediono unggul dari 2 lawannya. Bahkan memiliki kesempatan besar untuk terjadi pemilu 1 putaran. Tapi, itu hasil lembaga survey dan tidak bisa menjadi tolok ukur kemenangan walau sudah bisa menjadi suatu gambaran hasil yang diperoleh.. Bahkan SBY-Boediono nembus angka 60,xx %..


Tidak ada komentar:
Posting Komentar